Oke kali ini ngelanjutin perjalanan sebelumnya sepulang Umroh, karena kita extend untuk beberapa urusan jadi perjalanan kita 14 hari. Akhirnya Abah, gue, dan Risma pulang cuma bertigaan tanpa bawa rombongan. Dan ternyata penerbangan pulang ke Indonesia full sementara masa berlaku Visa Umroh kita pun udah limit dan benar-benar harus cari alternatif pulang gimanapun caranya ketimbang bermasalah dan di deportasi blacklist. Akhirnya setelah banyak rute transit yang kita kalkulasikan dengan jam terbang maksimal kami harus keluar dari KSA, dapatlah seat tujuan Singapore dengan maskapai Scoot Airlines via Jeddah walaupun ini juga ga sesuai dengan itinerary kedatangan kami yang awalnya masuk lewat imigrasi Madinah. Awalnya rada ragu karena harganya murah kebangetan, hampir separo maskapai Indonesia untuk rute Jeddah. Lagipula waktu itu buat pertama kalinya kami denger nama Maskapai Scoot, yang ternyata adalah Maskapai baru milik Singapore anak perusahaan Singapore Airlines. Kalau disini sih semacem Citilink anak perusahaan Garuda gitulah ya.
Ya Allah, Sesungguhnya Baitullah ini rumah-Mu, Tanah mulia ini tanah haram-Mu, Negeri aman ini tempat berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka.
Wahai Tuhan yang memelihara Ka'bah, sesungguhnya kami ini adalah hamba-Mu dan anak dari Hamba-Mu, berdiri dibawah naungan pintu-Mu dan menundukkan wajah dihadapan kebesaran-Mu, mengharapkan rahmat-Mu, kasih-sayang-Mu, dan takut akan siksa-Mu.
Wahai Tuhan pemilik kebaikan yang abadi, kami memohon kepada-Mu agar Engkau tinggikan nama kami, perbaiki lah segenap urusan kami dan jauhkanlah dari kehinaan dunia dan siksa di akhirat.
Wahai Tuhan yang Maha Mulia, kami memohon bersihkan hati kami, ampunilah dosa kami, ringankanlah hisab kami, berilah cahaya kelak didalam kubur kami, dan kami memohon pada-Mu martabat yang tinggi didalam surga.
Wahai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun, kami memohon kepada-Mu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, hati yang khusyu', lidah jujur yang gemar berdzikir, rizki yang luas dalam berkah halal yang didapat dengan cara yang baik.
Hindarkanlah kami dari kelalaian akan kewajiban kami, keyakinan yang goyah dengan rasa was-was, hati yang keliru, lidah yang pandai berkelit mengumpat dalam sembunyi, rizki yang telah dinikmati melalui perantara orang lain yang tak mampu kami balas budinya.
Sesungguhnya kami berlindung pada-Mu dari fitnah kehidupan dan derita kematian.
Wahai Tuhan Kami, golongkanlah kami dalam golongan orang-orang yang shalih, yang dengan kehendak-Mu keberuntungan senantiasa menyertai kami, rahmati lah kami dengan hidayah-Mu, meliputi taubat yang diterima, taubat sebelum mati, ampunan dan rahmat sesudah mati, ampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan selamat dari neraka, pandanglah kami dalam iba dengan kasih sayang-Mu.
Ya Allah, Wahai Tuhan kami. Sungguh tiada yang hebat merayu-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui rahasia-rahasia yang kami sembunyikan dan segala amal perbuatan kami yang nyata, maka terimalah ratapan dan rintihan dalam doa-doa kami. Engkau Maha Mengetahui keperluan kami, maka mohon kabulkanlah permintaan kami.
Aamiin Allahumma Aamiin.
Wahai Tuhan yang memelihara Ka'bah, sesungguhnya kami ini adalah hamba-Mu dan anak dari Hamba-Mu, berdiri dibawah naungan pintu-Mu dan menundukkan wajah dihadapan kebesaran-Mu, mengharapkan rahmat-Mu, kasih-sayang-Mu, dan takut akan siksa-Mu.
Wahai Tuhan pemilik kebaikan yang abadi, kami memohon kepada-Mu agar Engkau tinggikan nama kami, perbaiki lah segenap urusan kami dan jauhkanlah dari kehinaan dunia dan siksa di akhirat.
Wahai Tuhan yang Maha Mulia, kami memohon bersihkan hati kami, ampunilah dosa kami, ringankanlah hisab kami, berilah cahaya kelak didalam kubur kami, dan kami memohon pada-Mu martabat yang tinggi didalam surga.
Wahai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun, kami memohon kepada-Mu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, hati yang khusyu', lidah jujur yang gemar berdzikir, rizki yang luas dalam berkah halal yang didapat dengan cara yang baik.
Hindarkanlah kami dari kelalaian akan kewajiban kami, keyakinan yang goyah dengan rasa was-was, hati yang keliru, lidah yang pandai berkelit mengumpat dalam sembunyi, rizki yang telah dinikmati melalui perantara orang lain yang tak mampu kami balas budinya.
Sesungguhnya kami berlindung pada-Mu dari fitnah kehidupan dan derita kematian.
Wahai Tuhan Kami, golongkanlah kami dalam golongan orang-orang yang shalih, yang dengan kehendak-Mu keberuntungan senantiasa menyertai kami, rahmati lah kami dengan hidayah-Mu, meliputi taubat yang diterima, taubat sebelum mati, ampunan dan rahmat sesudah mati, ampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan selamat dari neraka, pandanglah kami dalam iba dengan kasih sayang-Mu.
Ya Allah, Wahai Tuhan kami. Sungguh tiada yang hebat merayu-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui rahasia-rahasia yang kami sembunyikan dan segala amal perbuatan kami yang nyata, maka terimalah ratapan dan rintihan dalam doa-doa kami. Engkau Maha Mengetahui keperluan kami, maka mohon kabulkanlah permintaan kami.
Aamiin Allahumma Aamiin.
I am back, long time no write whoa! there's so many untold stories and here I decided to look back what I had been through lately (actually from about more over 2 years ago) since I never shared anything here, yeah sorry 😪
Okay, pertama, mungkin gue akan ngerubah beberapa tag/label yang menurut gue terlalu remaja kekinian mengingat sekarang gue udah berstatus emak-emak ha ha ha! Dan perlu menata ulang postingan-postingan yang terlalu alay untuk di nostalgia kan (awalnya malah pengen nutup akun blog ini dan move on bikin blog baru tapi apalah daya males banget nata layout dll dari awal lagi zzzzz)
Kedua, gue sempet bingung cerita kehidupan gue darimana yak, hahahahaha last time I shared about my daily life sekitar tahun 2014-an, waktu masih unyu-unyu pake seragam Garuda Indonesia dan sering nyempetin scrolling-scrolling blog sampe jam pulang tiba wqwqwq! Well, gue berenti kerja dari Garuda Indonesia sekitar bulan Maret 2014 lampau setelah mengalami kecelakaan yang (lumayan) parah waktu bawa motor berangkat kerja, jatoh terguling-guling kayak pelem India, bedanya, kalau India dirumput-rumput sama aktor tamfan, lah gue keselip ban motor dibawah konstruksi flyover jalan berlubang yang lagi becek. Ah... sudahlah, jangan dibayangkan. Jangan ditanya juga sakitnya kek apa. Dampaknya gue harus pemulihan engsel siku yang lepas dan tulang tangan kiri yang retak selama kurang lebih sebulan.
![]() |
| Membutuhkan jiwa setrong sejati untuk memperjuangkan tangan Hulk ini kembali normal lagi, halah.. |
WENT TO JOGJA! Met the Gudeg and friends...
Ok back to the main story, setelah mulai pulih, bulan Juni atau Juli akhirnya disepakati gue kembali dipanggil pulang lagi dengan bonus jalan-jalan ke Jogja dulu. Hmm 10 hari kalau ga salah inget sih. Tentu saja dengan itinerrary yang sangat padat
Here's few of pictures on the camera left,
| Dibalik foto outdoor yang bagus dan penampilan yang kece, terdapat ketek yang becek, percayalah~ |
Ini ke Prambanan gue inget banget boncengan konvoy motoran berempat, sama sih kayak ke Merapi juga cuma motoran, tapi kalo pas ke Merapi cuacanya adem banget karena naik gunung, sementara rute Prambanan ke arah kota. Panas. Udah gitu sampe Prambanan kita naik mobil city tour ke Ratu Boko, pas pergi sih mobilnya kosong, pas pulang ebuset udah nunggu jemputannya lama penuh pula, akhirnya malah pangku-pangku-an. Makanya pas foto-foto balik ke Prambanan penampakan udah ga ada ekspresi, lutut gemeteran shay 😓
| Pantai Sadranan, bawa baju selembar-lembarnya, basah, pulangnya mampir Amplaz dulu, beli baju soalnya masuk angin 😷 |
Thanks to Aa Agis, Ade Irmi, Adewi, Cidadah, Janita
(Another) Hijrah~
And the last, 2014 sebagai tahun terakhir tinggal di rumah Bogor, Bulan Oktober 2014 akhirnya kami sekeluarga memutuskan pindah ke Bekasi yang kemudian disusul awal tahun 2015 rumah di Bogor laku. Bye Bogor thanks for being so friendly to me and family 🙏
Selain itu kayaknya 2014 ga ada sesuatu yang memorable banget lagi sih kalau gue inget-inget hahahahaha
See you on another journey in the next year!











